JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Ancaman gelombang pemutusan hubungan kerja kembali membayangi Indonesia. Kali ini, pemicunya bukan semata krisis dalam negeri, melainkan gejolak geopolitik global yang kian memanas di kawasan Timur Tengah.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi ancaman tersebut. Berbicara di Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026, ia menyatakan langkah antisipasi sudah mulai disiapkan sebelum dampaknya semakin meluas ke sektor industri nasional.
“Kita segera mengantisipasi terjadinya PHK yang bisa membuat banyaknya pengangguran yang ada di Indonesia,” ujar Afriansyah.
Konflik bersenjata yang tengah berlangsung di Timur Tengah menjadi salah satu variabel yang paling diwaspadai pemerintah saat ini. Situasi itu dinilai berpotensi mengganggu rantai pasokan global, menekan harga komoditas, dan pada akhirnya memukul daya tahan industri dalam negeri.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.