BONE, PUNGGAWANEWS – Ribuan anggota Pramuka memenuhi Lapangan Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Minggu, 9 Agustus 2026. Hari itu bukan sekadar upacara seremonial biasa — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berdiri di hadapan mereka dengan satu pesan yang tegas: jadilah generasi yang bisa dipercaya.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dipusatkan di kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Arung Palakka itu. Andi Sudirman bertindak sebagai Pembina Upacara, didampingi Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, unsur Forkopimda Kabupaten Bone, serta para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel.

Suasana khidmat sekaligus penuh semangat mewarnai lapangan terbuka yang pagi itu dipadati peserta dari berbagai gugus depan se-Sulawesi Selatan. Bagi banyak anggota Pramuka yang hadir, momen ini menjadi pengingat bahwa mereka adalah bagian dari sebuah gerakan yang jauh melampaui sekadar kegiatan berkemah dan tali-temali.

Dalam amanatnya, Andi Sudirman tidak berbicara dengan bahasa protokol yang kaku. Ia memilih kata-kata yang sederhana namun menghunjam. Ia meminta seluruh anggota Pramuka untuk menghayati Dasadarma bukan hanya sebagai hafalan, melainkan sebagai panduan hidup yang nyata.

“Hayati Dasadarma Pramuka. Itu adalah poinnya. Kalau dilaksanakan semua, saya yakin tidak ada yang akan menolak adik-adik sekalian,” katanya di hadapan ribuan peserta upacara.



Follow Widget