Klinik ijab kabul di Cianjur ini membuktikan bahwa layanan kesehatan yang manusiawi bukan sekadar utopia. Dengan kreativitas, keikhlasan, dan sistem subsidi silang yang terkelola dengan baik, seorang dokter bisa melayani ratusan pasien setiap harinya—dari yang berduit hingga yang hanya punya doa.

FAQ

Apa itu sistem Ijab Kabul di klinik Cianjur ini?

Ijab Kabul adalah konsep kesepakatan biaya antara pasien dan dokter, di mana pasien menentukan sendiri besaran bayaran sesuai kemampuan, mulai dari nominal tertentu hingga nol rupiah, bahkan dalam bentuk barang seperti sayuran atau doa.

Apakah program RIDO dan Pepaya Merah terbuka untuk semua orang?

Ya, program RIDO (Rawat Inap Dibayar Doa) dan Pepaya Merah dirancang untuk masyarakat yang tidak mampu membayar secara finansial. Pasien cukup memanjatkan empat doa sebagai pengganti biaya perawatan.

Bagaimana klinik ini bisa bertahan secara finansial?

Klinik menerapkan sistem subsidi silang, di mana pasien yang mampu membayar lebih membantu menutup biaya pasien yang tidak mampu. Dokter juga memiliki sumber pendapatan lain dari pengelolaan rumah kos.



Follow Widget