Keseluruhan agenda ini bermuara pada satu tujuan: stabilitas. Pemerintah menegaskan bahwa stabilitas ekonomi bukan hanya tanggung jawab negara, melainkan juga tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku pasar, pelaku usaha, dan masyarakat luas.

Prasetyo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan. Di tengah tekanan global yang masih berlangsung, gotong royong ekonomi menjadi modal utama yang tidak bisa diabaikan.

“Mari kita semua—seluruh masyarakat, seluruh pelaku pasar, seluruh pelaku ekonomi—untuk bersama-sama bekerja keras memulihkan dan memperkuat ekonomi kita,” tutup Prasetyo.

Pernyataan ini mencerminkan postur pemerintah yang ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak berdiri sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Dengan fondasi yang terus diperkuat, dari reformasi regulasi, pendalaman pasar modal, hingga transformasi industri berbasis sumber daya alam, optimisme itu tampak bukan sekadar retorika.

Keberhasilan global bond Danantara menjadi sinyal awal. Pertanyaan berikutnya adalah seberapa cepat kepercayaan itu dapat dikonversi menjadi arus investasi nyata yang menyentuh lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat.



Follow Widget