JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Ratusan ribu porsi makanan khas Indonesia kini tengah melintasi langit menuju Arab Saudi—bukan sekadar kiriman biasa, melainkan jaminan bahwa jutaan jemaah haji Indonesia tetap bisa menikmati rendang, opor ayam, dan balado di tengah padatnya ibadah di Tanah Suci.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengawal langsung pengiriman 360 ribu porsi makanan siap saji ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia musim haji 2026. Produk-produk tersebut diekspor oleh PT Halalan Thayyiban Indonesia (PT HATI), perusahaan yang selama ini menjadi salah satu ujung tombak pasokan makanan halal bagi warga Indonesia di Timur Tengah.
Perjalanan produk ini tidaklah mulus sejak awal. Serangkaian hambatan teknis dan administratif sempat mengancam kelancaran pengiriman. Atase Perdagangan RI di Riyadh, Zulvri Yenni, turun langsung memfasilitasi percepatan penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) Form B dari Indonesia, menegosiasikan pemendekan durasi pengujian sampel oleh Saudi Food and Drug Authority (SFDA), hingga mendorong percepatan proses bea cukai di sisi Arab Saudi.
“Kami terus mengawal dan memfasilitasi berbagai kendala teknis agar ekspor produk siap saji Indonesia dapat berjalan lancar,” kata Zulvri dalam keterangannya, Sabtu, 23 Mei 2026.
Delapan varian menu Nusantara menjadi andalan dalam pengiriman kali ini: nasi sapi lada hitam, nasi daging balado, nasi gulai ayam, nasi opor ayam, nasi semur ayam, semur daging, rendang daging, dan daging balado. Bukan sembarang produk—seluruhnya telah mengantongi sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sekaligus sertifikat kesehatan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.