MANILA, PUNGGAWANEWS – Menteri Luar Negeri RI Sugiono tampil dengan pesan yang tegas di hadapan mitranya dari Amerika Serikat: di saat dunia dilanda ketidakpastian, ASEAN bukan sekadar blok regional biasa, melainkan mitra yang siap berdiri kokoh bersama Washington.
Pernyataan itu disampaikan Sugiono dalam ASEAN–United States Post Ministerial Conference (PMC) yang digelar di Manila, Filipina, Rabu 22 Juli 2025. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio turut hadir dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut, yang menjadi salah satu forum diplomatik paling strategis di kawasan Asia Tenggara.
Forum ini bukan sekadar ajang basa-basi diplomatik. Di balik meja perundingan Manila, ASEAN dan AS sedang merancang ulang fondasi kerja sama yang telah berusia hampir setengah abad—sebuah kemitraan yang kini dituntut lebih konkret dan lebih berdampak.
Sugiono membuka pertemuan dengan menyampaikan pandangan Indonesia yang langsung menyentuh inti persoalan. Ia menegaskan bahwa dalam kondisi global yang terus berubah dan penuh ketegangan, yang paling dibutuhkan bukan sekadar pernyataan niat, melainkan kemitraan yang benar-benar saling menguatkan.
“Di tengah ketidakpastian global, yang dibutuhkan adalah kemitraan yang saling menguatkan. ASEAN siap menjadi mitra yang konsisten untuk memperkuat keamanan, menjaga stabilitas maritim, dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujar Sugiono dalam forum tersebut.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.