JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Seluruh jemaah haji Indonesia resmi meninggalkan Mina pada Sabtu, 30 Mei 2026, menandai berakhirnya fase puncak ibadah haji tahun ini. Namun bagi Kementerian Haji dan Umrah RI, momen itu bukan sekadar garis finish — melainkan titik awal persiapan menuju musim haji berikutnya.

Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf mengonfirmasi bahwa seluruh jemaah, termasuk mereka yang memilih opsi Nafar Tsani, telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi. Jemaah Nafar Awal sebelumnya sudah meninggalkan Mina pada 12 Zulhijjah, sementara kelompok Nafar Tsani menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di Mina sehari setelahnya.

“Alhamdulillah, fase Mina telah berakhir dengan baik. Mina clear dari jemaah haji Indonesia,” kata Irfan dalam keterangan resminya, Minggu, 31 Mei 2026.

Keberhasilan fase Mina berjalan tertib dan lancar disebut Irfan sebagai buah dari sinergi tiga pihak: penyelenggara, petugas di lapangan, dan para jemaah itu sendiri. Ketertiban jemaah Indonesia selama prosesi di Mina mendapat apresiasi khusus dari sang menteri.

Meski begitu, Irfan menegaskan bahwa tugas kementerian belum usai. Sebagian jemaah masih harus menunaikan tawaf ifadah dan sejumlah rangkaian ibadah wajib lainnya sebelum benar-benar bisa bertolak kembali ke Tanah Air.