Langkah Kemenag bersama Densus 88 ini bisa menjadi model kolaborasi lintas sektor yang layak diadopsi lebih luas. Ketika institusi pendidikan, pemerintah, dan aparat keamanan berjalan beriringan, peluang untuk melindungi generasi muda dari ancaman radikalisme dan konten berbahaya di dunia maya akan jauh lebih besar.
FAQ
Apa tujuan utama Surat Edaran Kemenag Nomor 19 Tahun 2026 tentang pembatasan gawai?
SE ini bertujuan mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik, sekaligus membangun kemampuan penggunaan teknologi secara sehat, bijaksana, dan bertanggung jawab—bukan untuk menjauhkan siswa dari teknologi.
Mengapa Densus 88 Antiteror ikut mendukung kebijakan pembatasan gawai di sekolah?
Densus 88 menilai media sosial kini menjadi sarana utama kelompok radikal untuk menyebarkan propaganda dan merekrut anggota baru, khususnya menyasar anak-anak dan remaja. Pembatasan gawai dianggap sebagai langkah pencegahan dini yang efektif.
Seberapa ketat pembatasan gawai yang diatur dalam SE Kemenag Nomor 19 Tahun 2026?
Di sekolah, siswa dilarang menggunakan gawai kecuali atas instruksi guru atau dalam kondisi darurat. Di rumah, orang tua diminta membatasi penggunaan gawai anak maksimal dua jam per hari di luar kebutuhan belajar.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.