BNPB sebagai lembaga koordinator penanganan bencana nasional memiliki tanggung jawab untuk menjawab pertanyaan ini secara terbuka. Bukan dengan pembelaan kelembagaan, melainkan dengan klarifikasi berbasis data yang bisa diverifikasi oleh semua pihak—termasuk pejabat lokal seperti Agustinus yang berada di garis terdepan.

Transparansi distribusi bantuan bukan kemewahan dalam situasi bencana. Ia adalah prasyarat minimal agar pertolongan benar-benar sampai kepada yang paling membutuhkan.

Aksi Agustinus mungkin terlihat dramatis. Tetapi jika insiden itu mendorong audit menyeluruh terhadap pendataan dan distribusi bantuan gempa Flores, maka satu paket logistik yang terbanting itu bisa jadi lebih bermakna daripada ribuan lembar berita acara yang ditandatangani dengan tenang—tanpa pernah diperiksa kebenarannya.

Para pengungsi di Lamba Leda Utara tidak butuh drama. Mereka butuh bantuan yang benar-benar ada, bukan bantuan yang hanya hidup di kolom spreadsheet.



Follow Widget