Yang perlu diawasi bukan hanya berapa miliar yang dikumpulkan, tetapi bagaimana setiap rupiahnya berjalan dari rekening ke tangan yang membutuhkan. Transparansi pasca-donasi — laporan penggunaan dana, dokumentasi distribusi, evaluasi dampak — itulah ujian sesungguhnya dari sebuah gerakan solidaritas.

Sebab solidaritas yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, pada akhirnya, tak jauh berbeda dari pencitraan yang mahal.

Jawa Barat sudah membuka babak pertama dengan dramatis. Babak kedua — memastikan uang itu benar-benar sampai, dibelanjakan tepat sasaran, dan menggerakkan ekonomi NTT seperti yang dijanjikan — adalah bagian yang jauh lebih sunyi, jauh lebih sulit, dan sayangnya jarang mendapat sorotan kamera.

Itulah bagian yang paling menentukan apakah ini benar-benar solidaritas, atau sekadar solidaritas.

FAQ

Berapa total dana yang berhasil digalang Jawa Barat untuk korban bencana NTT?
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil menggalang dana kemanusiaan sebesar Rp4 miliar, dengan kontribusi dari Baznas Jabar Rp1 miliar, Bank BJB Rp1 miliar, dan Gubernur Dedi Mulyadi secara pribadi sebesar Rp600 juta, serta sisanya dari pelaku usaha.

Mengapa bantuan tidak langsung dikirim dari Jawa Barat dalam bentuk logistik?
Pemprov Jabar memilih membeli kebutuhan pokok langsung di wilayah terdampak, termasuk sekitar Labuan Bajo, agar bantuan lebih cepat sampai sekaligus membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal yang terdampak bencana.

Selain dana, apa lagi yang dikirimkan Jawa Barat ke NTT?
Jawa Barat juga mengirimkan 20 personel BPBD untuk membantu penanganan darurat dan distribusi bantuan, khususnya di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur yang paling parah terdampak.



Follow Widget