RINGKASAN PUNGGAWANEWS
- Festival budaya "Gau Puka Renreng" di Kabupaten Sinjai menampilkan tradisi pesisir "Maddui Puka" yang dikemas dalam bentuk perlombaan untuk melestarikan nilai budaya dan kebersamaan.
- Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam melestarikan tradisi masyarakat pesisir.
- Pelestarian budaya dianggap sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah, yang dapat memperkuat kebersamaan, identitas masyarakat, serta mengembangkan potensi wisata Sinjai.
- Festival ini mendapat dukungan dari berbagai lintas instansi, termasuk aparat keamanan dan dinas terkait, menunjukkan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama.
- Antusiasme ratusan warga yang hadir membuktikan bahwa tradisi lokal masih diminati dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberlangsungan budaya seperti Maddui Puka, serta berpotensi meningkatkan kunjungan wisata dan perekonomian lokal.
“Kita ingin Sinjai berbudaya dan pariwisata berjaya, karena kita memiliki banyak ragam budaya yang perlu terus dijaga dan dikembangkan,” tambahnya.
Dukungan Aparat dan Lintas Instansi
Festival Gau Puka Renreng juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sinjai Jamal Fathur Rakhman, perwakilan Kodim 1424 Sinjai, serta Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan.
Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga aparat keamanan dan instansi terkait turut berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Antusiasme Warga Dorong Pelestarian Tradisi
Ratusan warga yang memadati lokasi festival menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat di tengah masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat pesisir menjadi kunci utama keberlangsungan budaya seperti Maddui Puka.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.