JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka resmi meluncurkan logo peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, sebuah rancangan visual yang tidak sekadar menjadi penanda usia organisasi, melainkan cerminan dari tekad besar untuk bergerak lebih jauh dan lebih berarti bagi bangsa.
Peluncuran ini hadir bukan tanpa pesan. Di tengah berbagai tantangan pembangunan nasional, Gerakan Pramuka ingin menegaskan diri sebagai organisasi yang tidak berdiri di pinggir zaman, melainkan ikut mendorong perubahan dari dalam.
Logo baru ini tampil dengan desain angka “65” yang tidak biasa. Garis-garisnya dibentuk melengkung, menyerupai aliran air yang mengalir deras sekaligus kepak sayap yang membentang bebas. Dua metafora visual itu bukan kebetulan.
Aliran air mewakili fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri. Kepak sayap menggambarkan semangat bergerak maju tanpa ragu. Keduanya berbicara tentang satu hal: Gerakan Pramuka siap berevolusi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasarnya.
Tunas kelapa tetap hadir sebagai elemen identitas yang tak tergantikan. Ia bukan sekadar simbol lama yang dipertahankan demi tradisi, melainkan pengingat bahwa setiap anggota Pramuka adalah tunas bangsa, individu yang diharapkan kuat, bermanfaat, dan mampu bertahan di berbagai kondisi kehidupan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.