INDRAMAYU, PUNGGAWANEWS – Dua belas orang kehilangan nyawa dalam sebuah maut yang terjadi saat rombongan pengiring pengantin melintas di Desa Kiajaran Kulon, Indramayu, Jawa Barat. Tragedi ini terjadi ketika puluhan warga naik bak terbuka mobil Grand Max untuk mengantar pengantin perempuan ke pihak keluarga laki-laki—sebuah tradisi yang sudah mengakar kuat di daerah tersebut.
bermula ketika mobil Grand Max yang mengangkut sekitar 23 penumpang itu dihantam dari belakang oleh sebuah truk. Belum sempat penumpang sadar situasi, kendaraan kembali ditabrak oleh truk lain dari arah berlawanan. Dua benturan berturut-turut itu menjadi kombinasi mematikan bagi para penumpang yang duduk terbuka di bak belakang tanpa perlindungan apa pun.
Korban yang meninggal berasal dari berbagai latar belakang. Ada pasangan ayah dan anak—sang anak baru berusia tiga tahun—yang tidak sempat menyelamatkan diri. Ada dua perempuan kakak beradik, Sinta dan Saun, yang masing-masing sudah bersuami. Ada seorang ibu muda berusia 23 tahun yang meninggalkan seorang bayi. Ada pula seorang bocah 12 tahun yang ikut rombongan bersama teman-temannya. Tidak satu pun dari mereka pergi dengan bayangan bahwa hari itu adalah hari terakhir mereka.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, langsung turun menemui para keluarga korban. Dengan gaya khasnya yang lugas dan personal, ia menyapa satu per satu keluarga yang berduka, mendengar cerita mereka, dan menyerahkan santunan secara langsung. Untuk setiap korban meninggal dunia, KDM menitipkan Rp25 juta, sehingga total yang diserahkan kepada keluarga korban mencapai ratusan juta rupiah.
Santunan itu tidak datang dari satu sumber saja. KDM juga menyampaikan bahwa Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat turut memberikan kontribusi, bersumber dari zakat yang rutin dibayarkan para ASN setiap bulannya. Selain itu, Jasa Raharja dijanjikan memberikan santunan sebesar Rp50 juta per korban meninggal—meski KDM sempat menegaskan ia tidak akan menunggu proses administrasi Jasa Raharja selesai sebelum keluarga korban mendapat bantuan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.