SINJAI, PUNGGAWANEWS – Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai bersama lintas sektor melakukan peninjauan terhadap penerima manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Program Bedah Rumah bagi pasien Tuberkulosis (TB) di Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat eliminasi Tuberkulosis melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga perbaikan kondisi lingkungan tempat tinggal pasien.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, S.Sos., M.Si. Turut hadir Camat Sinjai Timur, Lurah Samataring, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Bhabinkamtibmas Kelurahan Samataring, serta Kepala Puskesmas Samataring sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung penanggulangan TB di Kabupaten Sinjai.
Program BSPS merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi penderita Tuberkulosis, melalui bantuan sebesar Rp20 juta bagi setiap penerima manfaat untuk memperbaiki rumah agar memenuhi standar rumah sehat, seperti memiliki ventilasi yang baik, pencahayaan alami yang cukup, serta kondisi bangunan yang lebih layak dan aman.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi rumah penerima manfaat sekaligus memberikan motivasi kepada pasien agar tetap disiplin menjalani pengobatan hingga tuntas. Edukasi juga diberikan kepada keluarga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, membuka ventilasi rumah setiap hari, memanfaatkan cahaya matahari, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya mencegah penularan Tuberkulosis.
Suasana haru turut mewarnai kunjungan ketika keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Anak dari pasien TB mengaku kondisi rumah yang mereka tempati selama ini sudah memprihatinkan, terutama karena beberapa tiang penyangga rumah mulai rapuh sehingga membahayakan keselamatan keluarga.
“Kami sangat senang dan bersyukur dengan adanya program bedah rumah ini. Tiang rumah kami sudah mulai rapuh dan kami memang sudah lama khawatir dengan kondisinya. Alhamdulillah, sekarang rumah kami akan diperbaiki sehingga lebih aman dan lebih sehat untuk ditempati. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai dan semua pihak yang telah membantu keluarga kami,” ungkapnya.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, mengatakan bahwa penanganan Tuberkulosis tidak cukup hanya melalui pengobatan. Menurutnya, lingkungan tempat tinggal yang sehat menjadi faktor penting dalam mendukung proses penyembuhan pasien sekaligus mengurangi risiko penularan kepada anggota keluarga maupun masyarakat sekitar
“Melalui program ini, kami ingin memastikan pasien tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan dan pengobatan yang optimal, tetapi juga tinggal di lingkungan yang sehat dan layak. Rumah dengan sirkulasi udara yang baik, pencahayaan yang memadai, dan kondisi bangunan yang aman akan mendukung keberhasilan pengobatan sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis di Kabupaten Sinjai,” ujarnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menilai keberhasilan eliminasi Tuberkulosis membutuhkan dukungan berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan kelurahan, aparat keamanan, serta masyarakat akan terus diperkuat agar setiap pasien memperoleh layanan kesehatan sekaligus lingkungan yang mendukung proses pemulihan.
Melalui Program Bedah Rumah ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai berharap kualitas hidup penerima manfaat dapat terus meningkat, baik dari aspek kesehatan maupun kesejahteraan. Program tersebut juga diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung target nasional menuju Indonesia Bebas Tuberkulosis, sekaligus mewujudkan masyarakat Kabupaten Sinjai yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
FadelM (Biro Sinjai)



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.