JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para menteri, pimpinan lembaga negara, Panglima TNI, hingga direktur utama BUMN strategis di Istana Merdeka pada Rabu sore, 15 Juli 2026. Agendanya bukan sekadar rapat rutin—melainkan evaluasi serius terhadap tiga program prioritas nasional yang dinilai perlu penertiban dan penguatan segera.
Rapat Terbatas itu membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Ketiganya merupakan program unggulan pemerintahan Prabowo yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat bawah—dari anak sekolah hingga nelayan di pesisir.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi sorotan utama dalam rapat tersebut. Presiden Prabowo meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program yang selama ini telah menyasar jutaan penerima manfaat di berbagai daerah.
Evaluasi itu muncul bukan tanpa sebab. Berbagai laporan telah masuk ke pemerintah pusat terkait penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai tidak sesuai ketentuan. Presiden ingin memastikan program ini berjalan di jalurnya, bukan menjadi ladang penyimpangan.
SPPG merupakan unit yang bertanggung jawab langsung dalam distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat. Jika unit ini tidak berjalan sebagaimana mestinya, kualitas dan ketepatan sasaran program bisa terganggu. Prabowo tampaknya tidak ingin membiarkan hal itu berlanjut.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.