MAKASSAR, PUNGGAWANEWS – Lebih dari seribu anggota Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan bersiap meninggalkan Makassar menuju Jakarta — membawa nama besar daerah ke pentas nasional paling bergengsi dalam dunia kepramukaan Indonesia.
Kontingen Gerakan Pramuka Daerah Sulawesi Selatan resmi memberangkatkan 1.220 orang untuk mengikuti Jambore Nasional ke-12. Keberangkatan dijadwalkan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, pukul 08.00 WITA dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, menggunakan kapal KM-NGGAPULU menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Rombongan diperkirakan tiba di ibu kota pada 10 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kak Ilhamsyah Azikin Solthan selaku Ketua Kontingen Gerakan Pramuka Daerah Sulawesi Selatan dalam laporannya menjelang hari keberangkatan. Laporan tersebut merangkum kesiapan kontingen secara menyeluruh, mulai dari komposisi peserta, rencana perjalanan, hingga agenda kegiatan yang akan diikuti di arena Jambore Nasional.
Dari total 1.220 orang yang berangkat, komposisinya terdiri dari berbagai unsur. Sebanyak 129 orang bertugas sebagai pendamping kontingen, 47 orang mengisi posisi Pimpinan Kontingen Cabang, dan 10 orang merupakan Pimpinan Kontingen Daerah. Kontingen juga didampingi dua dokter dari tingkat daerah, sementara sejumlah kontingen cabang turut membawa tenaga medis masing-masing untuk memastikan kesehatan para peserta selama pelaksanaan jambore.
Besarnya jumlah kontingen ini mencerminkan kesungguhan Sulawesi Selatan dalam mempersiapkan wakilnya di ajang nasional. Tidak sekadar hadir sebagai peserta, kontingen ini membawa misi untuk mengharumkan nama daerah melalui prestasi, karakter, dan semangat pengabdian.
Di arena Jambore Nasional, para peserta akan mengikuti serangkaian kegiatan yang telah dirancang oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Program-program tersebut mencakup pendidikan kepramukaan, keterampilan hidup, pengembangan karakter, dan kepemimpinan — empat pilar utama yang menjadi pondasi gerakan pramuka di seluruh Indonesia.
Tidak hanya itu, peserta juga akan menjalani kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud nyata nilai-nilai pramuka dalam kehidupan sosial. Selain itu, agenda jambore turut mencakup pengenalan teknologi, eksplorasi kebudayaan nusantara, petualangan alam, serta kegiatan persahabatan antardaerah yang mempertemukan ribuan pramuka dari berbagai penjuru Indonesia.
Jambore Nasional memang bukan sekadar perkemahan besar. Ini adalah ruang pertemuan generasi muda lintas daerah, lintas budaya, dan lintas pengalaman — sebuah panggung di mana identitas kepramukaan diperkuat melalui interaksi nyata dan tantangan bersama.
Sulawesi Selatan sendiri bukan pendatang baru di arena ini. Dengan pengalaman panjang mengikuti berbagai ajang nasional kepramukaan, kontingen dari tanah Bugis-Makassar ini kerap tampil dengan persiapan matang dan semangat yang tak pernah surut.
Dalam laporannya, Kak Ilham Azikin menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan persiapan kontingen. Dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kwartir Daerah beserta seluruh perangkatnya, serta pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Sulawesi Selatan menjadi fondasi kuat yang menopang keberangkatan kontingen ini.
Apresiasi juga diberikan kepada para Kwartir Cabang yang telah melakukan seleksi dan pembinaan peserta di tingkat daerah masing-masing. Para orang tua peserta pun mendapat tempat istimewa dalam ucapan terima kasih — mereka adalah pihak yang paling awal mempercayakan putra-putrinya untuk mewakili Sulawesi Selatan di pentas nasional.
Dukungan dari para sponsor dan mitra turut menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan persiapan ini. Kontingen juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Perindo, PT PELNI, dan Bamsu Selvar yang telah memberikan kontribusi nyata dalam kelancaran proses keberangkatan.
Di penghujung laporannya, Kak Ilham Azikin memanjatkan permohonan doa restu kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan, pelaksanaan kegiatan, hingga kepulangan kontingen diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran.
Harapan itu bukan sekadar basa-basi pelepasan. Di balik 1.220 orang yang akan mengarungi laut menuju Jakarta, ada ribuan keluarga yang mengiringi dengan doa, dan jutaan warga Sulawesi Selatan yang menitipkan nama daerahnya agar harum di pentas nasional.
Jambore Nasional ke-12 bukan hanya milik para peserta yang berangkat. Ia adalah milik seluruh Sulawesi Selatan — sebuah pernyataan kolektif bahwa generasi muda daerah ini siap berdiri sejajar dengan yang terbaik dari seluruh penjuru negeri.
FAQ
Berapa jumlah peserta yang dikirim Sulawesi Selatan ke Jambore Nasional ke-12?
Kontingen Gerakan Pramuka Daerah Sulawesi Selatan mengirimkan total 1.220 orang, terdiri dari peserta jambore, pendamping, pimpinan kontingen cabang dan daerah, serta tenaga medis.
Kapan dan bagaimana kontingen Sulawesi Selatan berangkat ke Jambore Nasional?
Kontingen berangkat pada 8 Agustus 2026 pukul 08.00 WITA dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar menggunakan kapal KM-50 dan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada 10 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB.
Apa saja kegiatan yang akan diikuti peserta di Jambore Nasional ke-12?
Peserta akan mengikuti berbagai program yang dirancang Kwartir Nasional, meliputi pendidikan kepramukaan, keterampilan hidup, pengembangan karakter, kepemimpinan, pengabdian masyarakat, teknologi, kebudayaan, petualangan, dan persahabatan antardaerah.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.