“Atas nama Bupati Sinjai bersama seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Sinjai, kami mengucapkan selamat datang kembali di Bumi Panrita Kitta,” ujar Andi Jefrianto dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hangat.
Sekda menegaskan bahwa kepulangan para jemaah bukan hanya kebahagiaan pribadi maupun keluarga. Lebih dari itu, ada harapan besar yang diletakkan masyarakat Sinjai di pundak mereka sebagai orang-orang yang baru kembali dari perjalanan spiritual terlengkap dalam Islam.
Pengalaman di Tanah Suci, kata Sekda, diharapkan mampu memberi warna baru bagi kehidupan sosial dan keagamaan di daerah. Para jemaah diyakini telah menyaksikan dan merasakan hal-hal yang tak bisa sekadar diceritakan—sebuah transformasi batin yang semestinya terpancar dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Sekda juga memberikan apresiasi tulus kepada para jemaah yang telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah di tengah kondisi cuaca ekstrem Makkah dan padatnya jutaan jamaah dari berbagai penjuru dunia. Tidak mudah untuk bertahan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, mulai dari masa penantian keberangkatan hingga prosesi terakhir di Muzdalifah dan Mina.
“Di Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga saat melontar jumrah, saya yakin ada doa-doa yang dipanjatkan untuk kampung halaman tercinta. Semoga doa tersebut menjadi berkah dan penjaga bagi daerah kita dari berbagai cobaan,” tuturnya dengan penuh harap.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.