Polri pun tidak tinggal diam. Melalui program Jembatan Merah Putih Presisi, institusi kepolisian membangun dan merevitalisasi 895 jembatan yang tersebar di 30 Polda seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 874 jembatan telah selesai dibangun dengan total panjang mencapai 19,2 kilometer.
Jembatan-jembatan tersebut bukan hanya soal beton dan baja. Mereka menjadi penghubung bagi 1.314 desa dan memberi manfaat kepada sekitar 2 juta warga yang sebelumnya harus memutar jauh atau menyeberangi sungai tanpa jembatan layak.
Di luar infrastruktur transportasi, TNI AD turut merampungkan 3.000 titik sumber air bersih. Bagi jutaan keluarga di daerah pelosok, air bersih bukan kemewahan—ia adalah kebutuhan dasar yang kerap sulit terpenuhi. Kehadiran sumber air ini menjadi pelengkap yang menyempurnakan misi pembangunan tersebut.
Prabowo menegaskan makna di balik seluruh pembangunan ini. Baginya, TNI dan Polri tidak bisa dilepaskan dari kehidupan rakyat. Mereka bukan sekadar institusi penjaga keamanan, melainkan bagian tak terpisahkan dari masyarakat itu sendiri.
“TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat,” kata Prabowo. Lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, memberikan yang terbaik untuk rakyat, dan pada akhirnya kembali kepada rakyat.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.