JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Setiap anak Indonesia, tanpa memandang dari mana ia berasal dan seberapa tebal kantong orang tuanya, berhak duduk di bangku sekolah dan menatap masa depan dengan optimisme. Komitmen itulah yang kini menjadi landasan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam merombak wajah pendidikan nasional secara menyeluruh.

Pemerintahan Prabowo menetapkan pendidikan gratis di seluruh jenjang sekolah negeri sebagai prioritas utama. Program ini mencakup jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga Perguruan Tinggi Negeri. Artinya, tidak ada lagi alasan biaya yang menghalangi anak bangsa untuk terus belajar.

Kebijakan ini bukan sekadar janji kampanye yang menggantung di udara. Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah konkret yang akan dipercepat pelaksanaannya dalam waktu dekat, menjangkau jutaan siswa dan mahasiswa dari Sabang sampai Merauke.

Langkah pertama yang akan dijalankan adalah menggratiskan seluruh biaya pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi negeri. Kebijakan ini dirancang agar tidak ada lagi anak yang terpaksa berhenti sekolah hanya karena keluarganya tak mampu membayar iuran atau biaya operasional pendidikan.

Selain soal biaya, pemerintah juga menyoroti kondisi fisik fasilitas pendidikan yang selama ini banyak terbengkalai. Ribuan ruang kelas di berbagai pelosok Indonesia masih berdinding retak, beratap bocor, dan berlantai tanah. Kondisi ini dinilai tidak layak dan tidak kondusif untuk proses belajar mengajar.



Follow Widget