Proses pemulangan ini melibatkan dua bandara utama di Arab Saudi sebagai titik keberangkatan. Dari Bandara Jeddah, sebanyak 267 kloter gelombang pertama telah diberangkatkan dengan total 104.753 jemaah dan petugas.
Sementara dari Bandara Madinah, sudah ada 52 kloter gelombang kedua yang terbang menuju Indonesia, membawa 20.316 jemaah dan petugas. Kedua jalur penerbangan ini bekerja secara simultan untuk memastikan seluruh jemaah dapat kembali sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Di balik gelombang kepulangan, masih ada pergerakan jemaah yang berlangsung di dalam negeri Arab Saudi sendiri. Sebanyak 208 kloter dengan total 80.574 jemaah dan petugas telah berpindah dari Makkah menuju Madinah, sebagai bagian dari rangkaian pemulangan gelombang kedua sebelum akhirnya terbang ke Indonesia.
Pergerakan dua arah ini mencerminkan kompleksitas logistik haji yang melibatkan ratusan ribu orang dalam waktu bersamaan. Setiap kloter harus dipastikan tiba di lokasi keberangkatan tepat waktu agar tidak mengganggu jadwal penerbangan yang sudah disusun ketat.
Ichsan tak lupa menyampaikan penghargaan kepada para petugas haji yang masih bertugas hingga fase akhir operasional. Menurutnya, kerja keras mereka menjadi penentu kelancaran seluruh proses, mulai dari awal keberangkatan hingga jemaah terakhir kembali ke rumah.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.