Daya tarik Pasar Jambo semakin kuat dengan hadirnya panggung 360 derajat yang menjadi pusat hiburan dan pertunjukan selama bazar berlangsung. Konsep panggung melingkar ini memungkinkan penonton menikmati pertunjukan dari berbagai sudut, menciptakan pengalaman yang lebih imersif dan tak terlupakan bagi siapa pun yang hadir.

Tak hanya itu, desain area bazar menggunakan konsep double deck atau area bertingkat yang memaksimalkan penggunaan lahan sekaligus memberikan pengalaman berbelanja yang unik. Pengunjung dapat berpindah dari satu lantai ke lantai lain, menjelajahi booth-booth yang tertata rapi di setiap tingkat.

Penyelenggara juga memastikan kenyamanan pengunjung dengan menghadirkan fasilitas pendukung yang tak biasa. Mobil toilet dan mobil musala disiapkan khusus untuk mengakomodasi kebutuhan ribuan pengunjung setiap harinya. Kehadiran mobil musala menjadi perhatian tersendiri, mengingat Jambore Nasional berlangsung di bulan Agustus — memastikan para peserta tetap dapat menunaikan kewajiban ibadah dengan nyaman di tengah padatnya aktivitas.

Lapangan Sultan di kawasan Buperta Cibubur dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini memang dikenal sebagai salah satu area perkemahan terbesar dan paling ikonik di Indonesia, dengan luas yang mampu menampung puluhan ribu peserta sekaligus. Infrastruktur yang sudah terbangun selama bertahun-tahun menjadikan Buperta Cibubur sebagai lokasi ideal untuk penyelenggaraan event nasional sekelas Jambore.

Kehadiran Pasar Jambo juga membawa misi yang lebih besar dari sekadar transaksi jual-beli. Dengan menampilkan brand-brand lokal secara masif, ajang ini menjadi panggung nyata bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Ribuan anggota Pramuka dari berbagai provinsi yang hadir di Jambore otomatis menjadi calon konsumen potensial sekaligus duta promosi produk lokal ke daerah asal masing-masing.



Follow Widget