PUNGGAWANEWS, LONDON — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London, Inggris, pada Senin, 20 Januari waktu setempat. Pertemuan tersebut membahas berbagai kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris, dengan fokus utama pada penguatan sektor maritim dan perikanan.

Dalam pertemuan itu, kedua negara secara resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait proyek pembangunan kapal perikanan. Kesepakatan ini bertujuan mendorong modernisasi industri perikanan nasional Indonesia, meningkatkan produktivitas nelayan, serta memperkuat pengembangan ekonomi kelautan yang berkelanjutan.

Penandatanganan MoU ini menandai kunjungan kedua Presiden Prabowo ke Kantor Perdana Menteri Inggris dan menjadi langkah konkret dalam memperdalam kemitraan strategis Indonesia–Inggris, khususnya di sektor maritim yang dinilai memiliki potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Selain kerja sama maritim, pertemuan bilateral tersebut juga menghasilkan kesepakatan penting di bidang pendidikan tinggi. Pemerintah Indonesia menyatakan komitmennya untuk memperkuat kemitraan dengan Russell Group, konsorsium yang menaungi 24 universitas terkemuka di Inggris. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi mahasiswa Indonesia untuk memperoleh pendidikan kelas dunia serta memperluas kolaborasi akademik dan riset.

Presiden Prabowo menilai pertemuan tersebut sebagai langkah signifikan dalam mempercepat hubungan bilateral Indonesia–Inggris ke tingkat yang lebih tinggi. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Inggris terhadap kerja sama maritim yang telah disepakati.

“Hubungan kedua negara berkembang sangat positif, dan kami berterima kasih atas kerja sama maritim yang telah ditandatangani,” ujar Presiden Prabowo dalam pernyataannya.

Usai bertemu Perdana Menteri Inggris, Presiden Prabowo menghadiri Forum Bisnis dan Investasi Inggris–Indonesia. Forum ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara guna memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, industri, dan teknologi.

Dalam forum tersebut, delegasi pengusaha Inggris yang difasilitasi Kamar Dagang Inggris memperkenalkan potensi dan iklim investasi, disusul penampilan delegasi pengusaha Indonesia yang dipimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Forum ini dinilai membuka peluang konkret bagi pengembangan kerja sama bisnis jangka panjang.

Rangkaian agenda Presiden Prabowo di Inggris ditutup dengan jamuan makan siang kerja bersama Menteri Luar Negeri sekaligus Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy di Lancaster House, London. Jamuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Indonesia, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Yuliarto, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris ini menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi, investasi strategis, dan pembangunan sumber daya manusia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra utama Inggris di kawasan Indo-Pasifik.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________