Dengan ducting sharing, seluruh kabel optik dari berbagai operator akan dimasukkan ke dalam satu saluran bawah tanah yang dikelola bersama. Model ini sudah terbukti berhasil di sejumlah kota besar di dunia, dan Makassar kini berambisi menjadi salah satu pelopor di Indonesia timur.
Jika pilot project berjalan sesuai rencana, program ini berpotensi diperluas ke seluruh ruas jalan utama di Makassar secara bertahap. Kota yang rapi, tertata, dan modern — itulah visi yang ingin diwujudkan dari bawah tanah.
FAQ
Apa itu ducting sharing yang sedang diterapkan di Makassar?
Ducting sharing adalah program pengelolaan utilitas bawah tanah yang menempatkan kabel fiber optik dari berbagai operator ke dalam satu saluran khusus di bawah permukaan jalan, menggantikan instalasi kabel udara yang selama ini semrawut.
Mengapa program ducting sharing di Makassar melibatkan investor swasta?
Karena pembiayaan infrastruktur bawah tanah membutuhkan investasi besar, pemerintah kota membuka skema kerja sama dengan investor. Untuk itu, Perseroda infrastruktur sedang dibentuk sebagai wadah resmi kerja sama bisnis antara pemerintah dan pihak swasta.
Kapan ducting sharing di Makassar mulai berjalan?
Uji coba melalui pilot project di enam ruas jalan ditargetkan berlangsung tahun 2026, meski lokasi pastinya masih dalam tahap finalisasi. Jika belum terealisasi penuh tahun ini, program dilanjutkan pada 2027.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.