Revitalisasi Permainan Tradisional di Kampung Halaman

Selain itu, KPI juga mendorong para orang tua yang mudik ke kampung halaman untuk memperkenalkan kembali ragam permainan tradisional kepada anak-anak mereka. Ubaidillah menilai bahwa permainan warisan budaya tersebut tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai moral dan kearifan lokal.

“Permainan tradisional mengajarkan kerja sama, kejujuran, , dan kreativitas. Ini adalah warisan berharga yang tidak boleh hilang ditelan zaman digital,” katanya.

Ia berharap momen mudik Lebaran tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk menanamkan kembali akar budaya kepada generasi muda.

Himbauan ini bukan hanya ditujukan kepada anak-anak, tetapi juga kepada orang tua dan seluruh anggota keluarga. KPI mengingatkan bahwa orang tua harus menjadi teladan dalam mengurangi penggunaan gawai saat berkumpul dengan keluarga besar.



Follow Widget