Mutasi hakim dan pimpinan pengadilan memang merupakan hal lumrah dalam sistem peradilan Indonesia. Mahkamah Agung secara berkala melakukan rotasi untuk menjaga independensi dan penyegaran kepemimpinan di berbagai tingkatan pengadilan, dari sabang hingga merauke.

Namun di balik rutinitas administratif itu, selalu ada cerita manusia yang tertinggal—tentang hubungan yang terjalin, kepercayaan yang dibangun, dan kontribusi yang melampaui sekadar angka dan statistik kinerja lembaga. Anthonie Spilkam Mona, dengan segala kenangan yang ditinggalkannya di Sinjai, adalah salah satu cerita itu.

Kini, perjalanan baru menantinya di Kepanjen, Malang. Sementara Sinjai bersiap menyambut babak baru dalam sejarah Pengadilan Negerinya.



Follow Widget