SINJAI, PUNGGAWANEWS – Kabupaten Sinjai mencatat kinerja fiskal yang menggembirakan. Hingga akhir September 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) daerah ini telah menembus angka Rp90 miliar lebih, setara 78,09 persen dari total target tahunan sebesar Rp116 miliar. Capaian ini diumumkan usai Rapat Monitoring dan Evaluasi PAD Triwulan III yang digelar di Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jumat, 9 Oktober 2026.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sinjai, H. Andi Adeha Syamsuri, menyebut angka tersebut sebagai sinyal positif bahwa progres penerimaan daerah berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan, dengan waktu yang masih tersedia di Triwulan IV, target 100 persen sangat realistis untuk diraih.

“Alhamdulillah, sampai Triwulan III kita sudah mencapai Rp90 miliar lebih atau 78,09 persen. Progresnya terus berjalan dan masih sesuai target,” ujar Andi Adeha usai mengikuti rapat evaluasi tersebut.

PAD Kabupaten Sinjai ditopang oleh empat sumber utama: pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah. Keempat komponen ini dikelola oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang terus bergerak aktif mendongkrak angka penerimaan sepanjang tahun berjalan.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian khusus adalah pajak kendaraan bermotor. Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, bahkan turun langsung memantau upaya optimalisasi di sektor ini—langkah yang mencerminkan keseriusan jajaran eksekutif dalam mengejar target fiskal.



Follow Widget