“Mohon izin kami pamit. Mohon Ibu Bupati dan Pak Wakil Bupati untuk terus memberikan dukungan kepada kepemimpinan berikutnya di Pengadilan Negeri Sinjai,” tutur Anthonie dalam ucapan penutupnya yang sederhana namun penuh makna.

Tongkat kepemimpinan Pengadilan Negeri Sinjai selanjutnya akan beralih ke tangan Suci Astri Pramawati. Sebelum memegang jabatan ketua, ia telah lebih dahulu mengabdi di lembaga yang sama sebagai Wakil Ketua PN Sinjai—sebuah transisi yang dianggap mulus karena figur yang menggantikan sudah memahami betul seluk-beluk institusi tersebut.

Sebagai penghormatan atas perjalanan pengabdian Anthonie di Sinjai, Bupati Ratnawati, Wakil Bupati Andi Mahyanto, serta para pejabat yang hadir menyerahkan cenderamata kepada Anthonie beserta istrinya. Gestur sederhana itu menjadi penutup yang hangat dari sebuah ikatan kerja yang selama ini dibangun di atas kepercayaan dan kolaborasi.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai, momen perpisahan ini bukan sekadar pelepasan seorang pimpinan lembaga peradilan. Ini adalah pengingat betapa penting dan strategisnya hubungan antara eksekutif daerah dengan institusi yudikatif dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik di tingkat lokal.

Koordinasi yang solid antara Pemkab Sinjai dan Pengadilan Negeri Sinjai selama ini telah berkontribusi pada penyelenggaraan layanan hukum yang lebih baik bagi masyarakat. Harapan itu pula yang ingin dijaga memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Suci Astri Pramawati.



Follow Widget