SINJAI, PUNGGAWANEWS – Di tengah semarak peringatan kemerdekaan, satu gerakan nyata bergulir di kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Sinjai — bukan sekadar upacara atau hiburan, melainkan aksi kemanusiaan yang bisa menyelamatkan nyawa.

Kamis, 13 Agustus 2026, DTPHP Sinjai menggelar donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini bukan acara seremonial biasa — hasilnya langsung dirasakan warga Sinjai yang membutuhkan transfusi darah.

Aksi sosial tersebut dilaksanakan berkat kolaborasi tiga institusi sekaligus: Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sinjai, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dan RSUD Sinjai. Sinergi lintas lembaga ini menjadi fondasi kokoh yang memastikan pelaksanaan donor darah berjalan tertib dan profesional.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Sinjai, H. Kamaruddin, menegaskan bahwa semangat kemerdekaan seharusnya tidak hanya dirayakan dengan seremonial. Menurutnya, cara terbaik menghormati perjuangan para pahlawan adalah dengan berbuat sesuatu yang bermanfaat langsung bagi sesama.

“Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-81, kami melaksanakan kegiatan donor darah sebagai kegiatan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan darah. Kita berharap kegiatan ini bisa membantu secara sosial,” ujar H. Kamaruddin di sela kegiatan.

Antusiasme peserta melampaui ekspektasi panitia. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DTPHP Sinjai menyambut ajakan ini dengan respons yang menggembirakan — membuktikan bahwa nilai kepedulian sosial masih hidup kuat di antara abdi negara.

H. Kamaruddin menyebut tingginya partisipasi ASN sebagai hal yang patut disyukuri. “Alhamdulillah, ini sangat direspons oleh masyarakat, terutama ASN. Ini patut kita syukuri karena dari sisi kemanusiaan, masyarakat sangat responsif,” katanya.

Target yang dipasang pun cukup ambisius namun realistis. DTPHP Sinjai mengincar minimal 30 kantong darah dari kegiatan ini — jumlah yang diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap stok darah di Kabupaten Sinjai, yang kerap menghadapi tantangan kekurangan pasokan.

“Mudah-mudahan kekurangan darah bisa terpenuhi dan bisa memenuhi stok kebutuhan darah di Kabupaten Sinjai. Mudah-mudahan bisa memenuhi target, paling tidak 30 kantong darah,” tutur H. Kamaruddin penuh harap.

Kebutuhan darah di daerah seperti Sinjai memang tidak pernah bisa dianggap remeh. Pasien operasi, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit kronis seperti thalassemia bergantung pada ketersediaan stok darah yang memadai di rumah sakit. Setiap kantong darah yang tersedia bisa menjadi penentu antara hidup dan mati.

H. Kamaruddin tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut mendukung terlaksananya kegiatan ini. PMI Sinjai, Dinas Kesehatan, dan RSUD Sinjai disebut secara khusus atas kontribusi dan dukungan teknis mereka.

“Terima kasih kepada PMI Sinjai, Dinas Kesehatan dan RSUD Sinjai atas supportnya,” ucapnya.

Peran PMI dalam kegiatan ini memang krusial. Lembaga yang selama ini menjadi tulang punggung pengelolaan darah di daerah itu hadir dengan petugas terlatih dan peralatan lengkap, memastikan setiap proses pengambilan darah berlangsung aman dan higienis sesuai standar medis.

Kegiatan donor darah ini juga menjadi cerminan dari semangat gotong royong yang selama ini menjadi roh peringatan kemerdekaan Indonesia. Alih-alih merayakan HUT RI hanya dengan pesta dan hiburan, DTPHP Sinjai memilih cara yang lebih bermakna — cara yang justru memperkuat makna kemerdekaan itu sendiri.

Namun peringatan HUT ke-81 RI di DTPHP Sinjai tidak berhenti di donor darah saja. Beragam lomba hiburan internal turut digelar untuk memeriahkan momen bersejarah ini, sekaligus mempererat ikatan kebersamaan di antara seluruh keluarga besar DTPHP Sinjai.

Lomba-lomba tersebut dirancang sebagai ruang rekreasi sehat yang membangun kekompakan antarpegawai. Di tengah rutinitas kerja yang padat, momen seperti ini menjadi penyegar sekaligus pengingat bahwa tim yang solid dibangun bukan hanya di ruang rapat, tetapi juga di lapangan dan di momen kebersamaan.

Kombinasi antara aksi sosial dan kegiatan hiburan internal menjadikan peringatan HUT RI di DTPHP Sinjai tahun ini terasa berbeda dan lebih berkesan. Ada nilai yang ditanamkan — bahwa merayakan kemerdekaan berarti berkontribusi, bukan sekadar menikmati hari libur.

Langkah DTPHP Sinjai ini diharapkan dapat menginspirasi instansi lain di Kabupaten Sinjai untuk turut menggelar aksi serupa. Jika setiap dinas atau lembaga pemerintah daerah ikut berpartisipasi dalam donor darah di momen-momen penting, kebutuhan darah di Sinjai bisa terpenuhi secara lebih konsisten sepanjang tahun.

Pada akhirnya, setetes darah yang disumbangkan hari ini bisa berarti segalanya bagi seseorang di sudut lain Kabupaten Sinjai — dan itulah kemerdekaan yang paling sejati: kebebasan untuk memberi, bukan hanya menerima.

FAQ

Apa tujuan utama donor darah yang digelar DTPHP Sinjai pada HUT RI ke-81?

Kegiatan donor darah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan menambah stok darah di Kabupaten Sinjai, sekaligus menjadi wujud nyata peringatan HUT RI yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Berapa target kantong darah yang ingin dicapai DTPHP Sinjai dalam kegiatan ini?

DTPHP Sinjai menargetkan minimal 30 kantong darah dari kegiatan donor darah tersebut, dengan harapan dapat membantu mengatasi kekurangan stok darah di wilayah Kabupaten Sinjai.

Siapa saja yang terlibat dalam pelaksanaan donor darah di DTPHP Sinjai?

Kegiatan ini digelar atas kerja sama antara DTPHP Sinjai, PMI Kabupaten Sinjai, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dan RSUD Sinjai, dengan peserta utama dari kalangan ASN di lingkungan DTPHP Sinjai.



Follow Widget