Antusiasme peserta melampaui ekspektasi panitia. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DTPHP Sinjai menyambut ajakan ini dengan respons yang menggembirakan — membuktikan bahwa nilai kepedulian sosial masih hidup kuat di antara abdi negara.

H. Kamaruddin menyebut tingginya partisipasi ASN sebagai hal yang patut disyukuri. “Alhamdulillah, ini sangat direspons oleh masyarakat, terutama ASN. Ini patut kita syukuri karena dari sisi kemanusiaan, masyarakat sangat responsif,” katanya.

Target yang dipasang pun cukup ambisius namun realistis. DTPHP Sinjai mengincar minimal 30 kantong darah dari kegiatan ini — jumlah yang diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap stok darah di Kabupaten Sinjai, yang kerap menghadapi tantangan kekurangan pasokan.

“Mudah-mudahan kekurangan darah bisa terpenuhi dan bisa memenuhi stok kebutuhan darah di Kabupaten Sinjai. Mudah-mudahan bisa memenuhi target, paling tidak 30 kantong darah,” tutur H. Kamaruddin penuh harap.

Kebutuhan darah di daerah seperti Sinjai memang tidak pernah bisa dianggap remeh. Pasien operasi, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit kronis seperti thalassemia bergantung pada ketersediaan stok darah yang memadai di rumah sakit. Setiap kantong darah yang tersedia bisa menjadi penentu antara hidup dan mati.



Follow Widget