Di sektor energi dan transportasi, pemerintah menanggung subsidi LPG, solar, pertalite, dan tarif listrik. Warga yang mengandalkan kereta api dan kapal laut pun mendapat potongan tarif. Semua ini dirancang agar guncangan ekonomi tidak langsung menghantam kantong masyarakat paling rentan.

Program yang paling mencolok dan menjadi andalan era Prabowo adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menyasar 74,56 juta penerima manfaat—meliputi siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga lansia. Skala sebesar ini menempatkan MBG sebagai salah satu program makan siang berbasis negara terbesar di Asia Tenggara.

Tak kalah ambisius adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjangkau 130,8 juta orang. Program ini merupakan yang pertama kali dijalankan dalam skala massal di Indonesia. Prabowo menegaskan bahwa deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat adalah fondasi penting agar negara tahu apa yang harus ditangani ke depan.

“Kalau ini pertama kali cek kesehatan gratis. Kita cek, tahu kondisi, tahu masalah, tahu apa yang harus kita kerjakan sekarang,” katanya.

Di luar perlindungan sosial langsung, pemerintah juga berinvestasi pada kualitas sumber daya manusia. Program magang bagi lulusan baru dirancang untuk mempersempit jurang antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Sekolah Unggul Garuda hadir untuk mencetak generasi muda dengan standar akademik tinggi. Berbagai skema beasiswa juga terus diperluas agar tidak ada anak berbakat yang terhenti di tengah jalan karena keterbatasan biaya.



Follow Widget