IMF menegaskan, tanpa eskalasi konflik, sejumlah negara sebenarnya memiliki ketahanan yang cukup untuk menjaga stabilitas pertumbuhan. Namun situasi geopolitik yang masih bergejolak, ditambah risiko penutupan Selat Hormuz dan serangan terhadap fasilitas energi, membuat prospek jangka pendek semakin sulit diprediksi. Belum lagi, berbagai tantangan struktural yang belum terselesaikan tetap menjadi rem pertumbuhan dalam jangka menengah.
IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Indonesia, Konflik AS-Iran Jadi Biang Kerok
Penulis : Punggawa News
Halaman
BERITA TERKAIT
Rahasia Khong Guan Tetap Jadi Raja Kue Kaleng Lebaran
Cerita Bisnis
BERITA TERBARU
KOMENTAR ANDA
CLOSE
LIVE
PUNGGAWAVIDEO
✕
Loading...
▶
Tutup
✕
Direkomendasikan oleh Google



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.