IMF menegaskan, tanpa eskalasi konflik, sejumlah negara sebenarnya memiliki ketahanan yang cukup untuk menjaga stabilitas pertumbuhan. Namun situasi geopolitik yang masih bergejolak, ditambah risiko penutupan Selat Hormuz dan serangan terhadap fasilitas energi, membuat prospek jangka pendek semakin sulit diprediksi. Belum lagi, berbagai tantangan struktural yang belum terselesaikan tetap menjadi rem pertumbuhan dalam jangka menengah.
IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Indonesia, Konflik AS-Iran Jadi Biang Kerok
Penulis : Punggawa News
Halaman
BERITA TERKAIT
Mendag Ancam Blacklist Pengecer MinyaKita yang Nakal
Cerita Bisnis
Kemnaker Proyeksikan 3,88 Juta Green Jobs pada 2026
Cerita Bisnis
Amran: Konsumsi Telur via BGN Naik Jadi 3 Kali Sepekan
Cerita Bisnis
BERITA TERBARU
Dedi Mulyadi Jawab Kritik Sayembara Tangkap Begal di Jabar
Punggawa Bandung
Kontingen Sinjai Gelar TC Dua Hari Jelang Jamnas XII
Lipsus Jamnas XII 2026
KDM Dipuji Zulhas di Jabar, Sekaligus Bahas Krisis Sampah Nasional
Punggawa Bandung
KOMENTAR ANDA
CLOSE
LIVE
PUNGGAWAVIDEO
✕
Loading...
▶
Tutup
✕
Direkomendasikan oleh Google



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.