Tapi ada satu pesan besar yang sulit diabaikan: kondisi awal bukan vonis akhir. Tidak punya privilege bukan berarti tidak punya peluang. Tidak punya nama besar bukan berarti tidak bisa membangun sesuatu yang berarti. Tidak punya modal banyak bukan berarti harus diam menunggu keajaiban. Jalannya memang lebih terjal. Lebih lambat. Lebih banyak kecewa yang harus ditelan. Tapi hidup tidak selalu dimenangkan oleh yang garis startnya paling mulus.

Sering kali, justru mereka yang terus bergerak di jalan yang sulit itulah yang akhirnya mencapai tempat yang paling berarti. Bukan karena perjalanannya lebih mudah. Tapi karena mereka tidak berhenti.

Wafiq Zuhair adalah salah satunya.