Program insentif penerbangan ini berlangsung selama kurang lebih 20 hari, terhitung sejak 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Menariknya, masyarakat sudah bisa memesan tiket dengan fasilitas diskon tersebut lebih awal, yakni mulai 20 Oktober 2026.

Pemerintah menargetkan sebanyak 3,75 juta penumpang dapat merasakan manfaat dari insentif ini. Untuk merealisasikan program tersebut, anggaran yang dikucurkan mencapai Rp722 miliar, jumlah yang menegaskan keseriusan pemerintah dalam mendongkrak mobilitas masyarakat selama musim liburan.

Selain jalur udara, moda transportasi darat berbasis rel pun tidak luput dari perhatian. Tiket kereta api akan mendapat diskon sebesar 30 persen bagi penumpang yang memenuhi ketentuan program.

Pemesanan tiket kereta dengan harga khusus ini dapat dilakukan mulai 7 November 2026. Lewat kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan sekitar satu juta penumpang kereta api bisa menikmati potongan harga selama periode Nataru.

Anggaran yang disiapkan untuk mendukung program diskon kereta ini mencapai Rp95,4 miliar. Angka tersebut relatif lebih kecil dibanding sektor penerbangan, namun tetap signifikan mengingat kereta api menjadi pilihan transportasi favorit banyak keluarga Indonesia saat liburan.



Follow Widget