Penyerahan bendera itu bukan hanya ritual kepanduan biasa. Ia adalah pelimpahan tanggung jawab, kepercayaan, dan harapan seluruh komunitas Indonesia di Kairo kepada sepuluh sosok yang akan membawa nama Gudep KBRI Kairo ke arena nasional.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting dari lingkungan KBRI Kairo. Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya, Mohammad Nur Salim, Lc., MSI., hadir bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Abdul Muta’ali, M.IP., Ph.D. Para tenaga pendidik Sekolah Indonesia Cairo serta orang tua wali peserta juga memenuhi halaman Wisma Duta, menjadikan momen ini lebih dari sekadar acara kedinasan — ia terasa seperti pelepasan keluarga besar.
Dalam sambutannya, Duta Besar Kuncoro Giri Waseso menyampaikan apresiasi tulus kepada para orang tua yang telah memberikan restu dan dukungan penuh. Ia menyadari, keputusan melepas anak-anak melakukan perjalanan jauh dari Mesir ke Indonesia bukanlah hal yang sepele.
“Jaga kesehatan, jaga keselamatan, dan yang terpenting, jaga nama baik Gudep KBRI Kairo. Jadikan kegiatan ini sebagai ajang untuk memperluas jaringan persahabatan dan belajar nilai-nilai kebersamaan,” pesan Duta Besar di hadapan seluruh hadirin.
Lebih dari sekadar pesan seremonial, kalimat itu mengandung amanat mendalam. Para peserta diingatkan bahwa mereka bukan hanya mewakili diri sendiri, melainkan membawa nama seluruh komunitas Indonesia yang bermukim di bumi Mesir. Setiap jabatan tangan, setiap perkenalan di lokasi Jamnas, adalah diplomasi kecil yang nyata.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.