SINJAI, PUNGGAWANEWS – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Sinjai telah menjangkau 119.062 warga hingga 26 Agustus 2026. Capaian tersebut setara 97,99 persen dari target 121.499 orang, dengan pelayanan yang terus diperluas melalui pendekatan jemput bola, termasuk ke sekolah-sekolah.

Salah satu pelaksanaan program berlangsung di MTsN 4 Sinjai, Kecamatan Sinjai Utara, Kamis (27/8/2026). Bekerja sama dengan Puskesmas Balangnipa, pemeriksaan menyasar 309 siswa dan dilaksanakan secara bertahap agar seluruh peserta didik mendapat layanan tanpa mengganggu kegiatan belajar.

Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah, kesehatan gigi, serta pemeriksaan umum lainnya. Melalui kegiatan ini, kondisi kesehatan siswa dapat diketahui lebih dini dan ditindaklanjuti apabila ditemukan masalah.

Plt. Kepala MTsN 4 Sinjai, Darmawati Syamsuddin, menyambut baik pelaksanaan CKG di lingkungan sekolahnya. Menurut dia, pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi proses belajar siswa.

“Kami sangat menyambut baik dan gembira dengan adanya program cek kesehatan gratis ini. Dengan adanya kegiatan ini, masalah kesehatan siswa dapat dideteksi dan ditindaklanjuti secara cepat,” ujar Darmawati.

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan bergelombang karena jumlah siswa yang cukup banyak. Pihak sekolah mengatur jadwal setiap kelas agar seluruh siswa terlayani tanpa mengganggu proses pembelajaran.

“Yang penting semua kebagian. Kami atur jadwal kelas supaya kegiatan belajar tidak terganggu,” katanya.

Darmawati berharap, hasil pemeriksaan dapat menjadi catatan kesehatan bagi siswa sehingga mereka yang membutuhkan penanganan lanjutan bisa segera diarahkan ke fasilitas kesehatan.

16 Puskesmas Bergerak, Capaian Hampir 98 Persen

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Andi Julia Arisanti, menyebut capaian CKG terus dipantau melalui aplikasi ASIK. Data per 26 Agustus 2026 menunjukkan program tersebut telah mendekati target pelayanan yang ditetapkan.

Pelaksanaan CKG melibatkan 16 puskesmas di Kabupaten Sinjai. Sebanyak sembilan puskesmas bahkan tercatat melampaui target 100 persen, yakni Puskesmas Pulau Sembilan, Tengngalembang, Manipi, Borong Kompleks, Biji Nangka, Mannanti, Lappae, Aska, dan Manimpahoi.

Capaian tersebut ditopang pelayanan aktif hingga ke sekolah dan wilayah yang memiliki tantangan akses. Di Pulau Sembilan, misalnya, petugas harus menghadapi akses laut untuk menjangkau masyarakat. Sementara di wilayah Tengngalembang dan Manipi, pelayanan menjangkau kawasan dengan akses jalan di antara hutan pinus dan kebun sayur di kaki Gunung Bawakaraeng.

Di tingkat sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Sinjai Irwan Suaib menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan CKG. Ia menilai pemeriksaan kesehatan bagi pelajar merupakan bagian dari upaya membangun generasi yang sehat dan siap mengikuti proses pendidikan secara optimal.

Irwan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan agar program tersebut memberikan dampak nyata bagi pelajar di Kabupaten Sinjai.

Deteksi Dini untuk Dukung Kesehatan Pelajar

Bagi siswa MTsN 4 Sinjai, CKG memberi kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus menunggu sakit terlebih dahulu. Sejumlah siswa mengaku senang dapat mengikuti pemeriksaan dan mengetahui hasilnya.

Program ini diharapkan tidak hanya menjadi pemeriksaan rutin, tetapi juga mendorong kesadaran pelajar untuk menjaga pola makan, berolahraga, serta lebih peduli terhadap kondisi tubuh.

Dengan capaian yang telah mendekati target, Dinkes Sinjai bersama puskesmas terus mendorong perluasan pelayanan CKG. Kolaborasi dengan sekolah menjadi salah satu upaya untuk memastikan semakin banyak masyarakat, khususnya pelajar, memperoleh akses pemeriksaan kesehatan sejak dini.

FadelM (Biro Sinjai)



Follow Widget