Lemhannas RI memang dikenal sebagai lembaga yang secara konsisten mencetak pemimpin-pemimpin nasional dengan kualitas wawasan kebangsaan tinggi. Melalui KPPD, lembaga ini menegaskan komitmennya untuk menghasilkan kepala daerah yang tidak hanya cakap secara teknis dan administratif, tetapi juga tangguh, waspada, dan memiliki visi jangka panjang dalam mengawal pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Bagi Ratnawati Arif, keikutsertaan dalam program ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar kewajiban formal. Ia melihatnya sebagai momentum strategis untuk memperluas perspektif kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sinjai secara konkret.

“Ini menjadi momentum penting bagi saya selaku Bupati Sinjai untuk memperkuat perspektif kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya di Kabupaten Sinjai,” ujar Ratnawati.

Ia juga menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang yang sangat berharga bagi para kepala daerah untuk saling memperkuat kapasitas kepemimpinan. Lebih dari itu, KPPD menjadi arena perumusan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan global dan kebutuhan riil masyarakat di daerah masing-masing.

Pernyataan Ratnawati mencerminkan kesadaran seorang pemimpin daerah bahwa tantangan pemerintahan modern tidak bisa lagi dihadapi hanya dengan pendekatan birokratis konvensional. Dibutuhkan wawasan yang luas, kemampuan membaca peta geopolitik, serta kecakapan merespons perubahan dengan kebijakan yang tepat sasaran.



Follow Widget