Esther mengingatkan, dampak dari kenaikan harga minyak goreng bisa meluas ke berbagai sektor. Sebagai komoditas kebutuhan pokok, minyak goreng memiliki kontribusi signifikan terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.

“Ini bisa meningkatkan biaya hidup rumah tangga dan membebani UMKM kuliner,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Mohammad Faisal. Ia menilai pemerintah perlu memperkuat pengawasan terhadap rantai pasok minyak goreng, yang saat ini banyak dikuasai oleh pelaku swasta.

Selain faktor kemasan, Faisal menyoroti distribusi sebagai elemen krusial yang turut memengaruhi harga. Menurutnya, jalur distribusi yang tidak sepenuhnya berada dalam kendali pemerintah menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas harga.



Follow Widget