Summarize the post with AI
MAKKAH, PUNGGAWANEWS – Ketegasan aparat keamanan Arab Saudi dalam menyambut musim haji 1447 H/2026 bukan sekadar prosedur di atas kertas. Di ruas tol Makkah-Jeddah, kenyataan itu terasa langsung oleh para petugas haji yang tengah dalam perjalanan menuju Kota Suci.
Sabtu, 18 April 2026, sebuah bus yang mengangkut petugas haji dicegat aparat kepolisian Arab Saudi di titik 20 kilometer sebelum pintu masuk Makkah. Polisi tidak hanya memeriksa dokumen secara formalitas. Salah satu petugas berseragam naik ke dalam bus dan menghitung satu per satu penumpang yang telah mengenakan pakaian ihram, memastikan tidak ada satu pun yang lolos tanpa verifikasi.
Pemeriksaan serupa kembali dilakukan di titik 12 kilometer sebelum memasuki kota. Dua lapis pengawasan dalam satu perjalanan itu mencerminkan betapa seriusnya otoritas Saudi dalam menjalankan kebijakan yang kini menjadi semacam mantra tak tertulis di setiap pos pemeriksaan: no permit, no haji.
Kebijakan pembatasan akses ke Makkah secara resmi telah diberlakukan sejak 13 April 2026. Sasarannya jelas: warga negara asing dan penduduk yang tidak dilengkapi izin masuk yang sah. Otoritas keamanan, sebagaimana dikutip Saudi Press Agency, menegaskan bahwa hanya individu dengan dokumen resmi yang diperkenankan melintas. Mereka yang tidak memenuhi syarat akan diminta berbalik arah langsung di pos pemeriksaan, tanpa pengecualian.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.