Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah, Bupati secara simbolis menyerahkan uang saku kepada kontingen Jamnas XII. Gestur ini bukan sekadar formalitas seremonial—ini adalah sinyal bahwa Pemerintah Kabupaten Muba berdiri penuh di belakang para peserta yang akan membawa nama daerah ke panggung nasional.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin, Yayan, S.E., M.M., memandang keikutsertaan kontingen Muba dalam Jamnas sebagai bagian dari agenda besar pembangunan karakter generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan dalam Gerakan Pramuka jauh melampaui sekadar keterampilan bertahan hidup di alam terbuka.
“Jambore Nasional merupakan kesempatan bagi anak-anak kita untuk belajar banyak hal. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga belajar disiplin, mandiri, bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan bekerja sama dengan peserta dari berbagai daerah,” kata Yayan.
Bagi Yayan, momen seperti Jamnas adalah ruang pembentukan karakter yang autentik—jauh dari kesan belajar di balik meja. Para peserta akan berinteraksi langsung dengan ribuan anak muda dari berbagai latar belakang budaya dan daerah, sebuah pengalaman yang tak mungkin diperoleh hanya dari bangku sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan pelepasan ini Sekretaris Kwarcab Muba A. Sumadi, M.S., S.E., M.Si., para Kamabiran se-Kabupaten Musi Banyuasin, unsur kontingen, serta perwakilan dari Bank Sumsel Babel. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Sutrisno, S.E., M.Si., hadir mewakili Kepala Dinas dalam kegiatan bersejarah ini.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.