Amanah pertama adalah menjadi pelopor anak Indonesia hebat. Sebuah pesan yang relevan di tengah tantangan generasi muda saat ini untuk membangun karakter unggul di era digital yang penuh distraksi.
Amanah kedua, menjadi agen perubahan yang nyata—bukan hanya dalam teori. Kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi dua contoh konkret yang disebut Ahmad Fauzan. Di Sulawesi Selatan yang rawan bencana alam, peran pramuka sebagai garda terdepan penanggulangan darurat bukan hal baru.
Amanah ketiga adalah menjaga nama baik Gerakan Pramuka. Di tengah berbagai tantangan citra organisasi kepanduan di mata generasi muda, tanggung jawab ini terasa semakin berat sekaligus penting.
“Buat bangga orang tua dan masyarakat melalui wadah Pramuka Garuda. Selamat bertugas, selamat mengabdi, selamat berkarya untuk Kwarcab Sinjai,” pesan Ahmad Fauzan menutup sambutannya.
Suasana pelantikan terasa khidmat namun penuh semangat. Para peserta yang telah melewati proses panjang itu tampak bersungguh-sungguh menerima setiap kata yang disampaikan pimpinan mereka. Orang tua dan wali yang hadir turut menjadi saksi atas pencapaian putra-putri mereka.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.