ACEH SINGKIL, PUNGGAWANEWS – Dua puluh delapan anggota pramuka dari Kabupaten Aceh Singkil resmi dilepas oleh Bupati H. Safriadi Oyon untuk bertolak ke Jambore Nasional XII 2026 — sebuah momen yang menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam melahirkan generasi muda yang tangguh dan berkarakter.
Upacara pelepasan berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati, Kampung Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Suasana penuh semangat mengiringi keberangkatan kontingen yang akan mewakili daerah paling barat di Provinsi Aceh itu ke panggung nasional.
Jambore Nasional ke-12 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Ribuan pramuka dari seluruh penjuru Indonesia akan berkumpul di sana, menjadikan ajang ini sebagai salah satu perhelatan kepramukaan terbesar yang pernah digelar di Tanah Air.
Kontingen Aceh Singkil terdiri dari tiga regu yang masing-masing membawa identitas unik. Dua regu putra dinamai Ali Gator dan Lokan, sementara satu regu putri menggunakan nama Canang Kayu — nama yang sarat nuansa lokal dan kearifan budaya Aceh Singkil. Para peserta berasal dari berbagai sekolah di kabupaten tersebut, dipilih melalui proses seleksi dari gugus depan masing-masing.
Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Aceh Singkil, Bupati Safriadi Oyon tidak hanya hadir secara seremonial. Ia memberikan uang saku kepada seluruh peserta sebagai bentuk kepedulian dan dukungan langsung kepada anak-anak yang akan menjadi duta daerah di tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan biasa. Para peserta tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi memanggul nama besar Aceh Singkil di hadapan ribuan pramuka dari seluruh Indonesia.
“Tunjukkan anak-anak pramuka Aceh Singkil adalah generasi yang disiplin, mandiri, tangguh, berakhlak, dan memiliki semangat persaudaraan,” pesan Bupati kepada kontingen sebelum berangkat.
Ia juga mendorong para peserta agar menjadikan Jamnas XII bukan sekadar ajang seremonial, melainkan ruang nyata untuk belajar, memperluas pengalaman, dan membangun persahabatan lintas daerah. Bagi Safriadi, jambore adalah panggung untuk mengukir prestasi — bukan demi penghargaan semata, melainkan demi membuktikan keberanian untuk mencoba dan tekad untuk memberikan yang terbaik.
“Jangan hanya menjadi peserta, tetapi menjadi duta terbaik Aceh Singkil. Di mana pun kalian berada, jaga sikap, kedisiplinan, dan nama baik daerah. Tunjukkan semangat gotong royong, saling menghargai, dan pantang menyerah,” tegasnya.
Pesan bupati turut ditujukan kepada para pembina dan pendamping yang ikut mendampingi kontingen. Ia berharap mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, membimbing dan menjaga para peserta sepanjang perhelatan berlangsung.
Bupati menutup prosesi pelepasan dengan doa dan ucapan resmi. “Berangkat dengan semangat, tampil dengan percaya diri, pulang dengan membawa pengalaman dan kebanggaan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran kepada seluruh kontingen,” ucapnya sebelum secara resmi melepas kontingen dengan kalimat bismillah.
Di sisi lain, Pimpinan Kontingen Cabang Putra Aceh Singkil, M. Fatahurahman Maha, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang mengalir dari berbagai pihak. Mulai dari sekolah, gugus depan, hingga pemerintah daerah, semuanya memberikan restu dan dukungan kepada anak-anak yang akan berangkat ke Cibubur.
“Alhamdulillah, semua sekolah ataupun gugus depan sangat mendukung terkait dengan anaknya yang berangkat ke Jamnas ini. Pemda juga mendukung kegiatan ini,” ujar Fatahurahman usai prosesi pelepasan.
Ia mengakui bahwa proses persiapan hingga hari keberangkatan berjalan relatif lancar tanpa hambatan berarti. Tantangan terbesar yang dihadapi justru hal yang jamak terjadi di kalangan peserta muda: menjaga kesehatan anak-anak yang aktif dan penuh energi.
“Kendalanya lebih kepada menjaga kesehatan peserta. Anak-anak ini lasak, jadi terkadang susah menjaga kesehatan mereka,” ungkapnya dengan nada ringan namun serius. Ia menargetkan seluruh kontingen Aceh Singkil dapat mengikuti semua rangkaian kegiatan yang tersedia di Buperta Cibubur tanpa terkecuali.
Prosesi pelepasan berlangsung dengan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah. Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Aceh Singkil, turut menyaksikan momen bersejarah ini. Hadir pula Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, perwakilan Polres, Kepala Kemenag, serta Danposal Pos TNI AL Singkil — semuanya dalam kapasitas sebagai anggota Mabicab Pramuka tingkat Kabupaten Aceh Singkil.
Sekda Aceh Singkil H. Edy Widodo selaku Sekretaris Mabicab, Ketua Harian Kwarcab Pramuka Aceh Singkil Syam’un Nst, dan berbagai unsur lainnya juga turut hadir memberikan dukungan moral kepada para peserta.
Kehadiran para pejabat lintas instansi itu menegaskan bahwa keikutsertaan Aceh Singkil di Jamnas XII bukan hanya urusan organisasi kepramukaan semata. Ini adalah ikhtiar bersama pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat untuk mengirim generasi terbaik mereka ke pentas nasional.
Kini, dengan semangat yang membara dan nama Aceh Singkil di pundak mereka, 28 pramuka muda itu siap menapakkan kaki di Buperta Cibubur — membawa harapan sebuah kabupaten, dan membuktikan bahwa dari ujung barat Nusantara pun, semangat kepramukaan tak pernah padam.
FAQ
Kapan dan di mana Jambore Nasional XII 2026 diselenggarakan?
Jamnas XII berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Berapa jumlah peserta pramuka yang dikirim Kabupaten Aceh Singkil ke Jamnas XII?
Aceh Singkil mengirimkan 28 peserta yang terbagi dalam tiga regu: regu putra Ali Gator, regu putra Lokan, dan regu putri Canang Kayu.
Siapa yang melepas kontingen pramuka Aceh Singkil secara resmi?
Kontingen dilepas langsung oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Pramuka Aceh Singkil, pada Selasa 11 Agustus 2026.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.