Pemerintah menyadari bahwa Indonesia tidak kebal terhadap guncangan eksternal semacam ini. Ketika ekonomi global melambat, permintaan ekspor turun, dan tekanan biaya produksi meningkat, perusahaan-perusahaan cenderung memilih jalan efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kerja.
Data resmi pemerintah mencatat angka pengangguran nasional saat ini berada di kisaran 7,4 juta orang, atau sekitar 4,3 persen dari total penduduk. Angka ini menjadi beban tersendiri yang harus dikelola dengan cermat di tengah tekanan global yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Afriansyah menyebut kondisi tersebut mendorong pemerintah untuk mempercepat dan memperluas program-program ketenagakerjaan yang sudah ada. Salah satu yang paling diandalkan adalah perluasan Program Magang Nasional yang pada 2026 ini mengalami peningkatan kuota signifikan.
Jika sebelumnya program tersebut hanya menampung 100 ribu peserta, tahun ini pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan membuka kuota hingga 150 ribu orang. Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses kesempatan kerja bagi generasi muda.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.