Gempa 7,7 SR yang mengguncang NTT memang menyisakan luka dan kerusakan yang tidak sedikit. Namun di antara reruntuhan dan kepanikan, ada kisah yang layak diingat: kisah seorang pemilik toko kecil di Reo yang membuktikan bahwa kepedulian bisa menjadi kekuatan terbesar dalam menghadapi bencana.

Ia tidak memiliki armada relawan, tidak punya dana bantuan miliaran rupiah, tidak pula dibekali dengan pelatihan manajemen bencana. Yang ia miliki hanya toko, stok barang, dan hati yang lurus.

Dan itu sudah lebih dari cukup.

Kisah Macimart Reo mengingatkan kita bahwa dalam setiap bencana, selalu ada manusia-manusia yang memilih untuk bangkit dan memberi. Mereka mungkin bukan pejabat, bukan tokoh nasional, bukan influencer dengan jutaan pengikut. Mereka adalah orang biasa yang melakukan hal luar biasa di saat yang paling dibutuhkan.

Dan itulah yang selalu membuat Indonesia mampu berdiri kembali — bukan hanya karena bantuan dari atas, tetapi karena kebaikan yang dari bawah.



Follow Widget