Bupati Ratnawati Arif dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas antusiasme seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Baginya, momentum peringatan kemerdekaan harus menjadi lebih dari sekadar seremoni — ia harus menjadi ruang nyata untuk mempererat persatuan dan memberi panggung bagi generasi muda mengekspresikan kreativitas mereka.

Ia menekankan bahwa kecintaan terhadap budaya bangsa adalah salah satu cara paling otentik untuk meneruskan semangat para pejuang kemerdekaan. Di tengah arus globalisasi yang terus menggerus batas-batas budaya, karnaval seperti ini menjadi benteng sekaligus perayaan identitas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, menjelaskan bahwa karnaval ini sejalan dengan misi Dinas Pendidikan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berani, kreatif, dan mencintai tanah air. Ia mengungkapkan kepuasannya melihat antusiasme peserta yang jauh melampaui ekspektasi.

Irwan juga menyoroti makna kebersamaan yang terpancar dari kegiatan ini. Keterlibatan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, instansi pemerintah, hingga organisasi kemasyarakatan menunjukkan bahwa semangat bersatu tidak hanya ada di atas kertas, tetapi hidup nyata di tengah masyarakat Sinjai.

“Ini bukan hanya lomba. Ini adalah pesan kolektif bahwa Sinjai bersatu,” kata Irwan.



Follow Widget