Dari peresmian museum ini, Presiden kemudian menyampaikan gagasan yang lebih luas: konsep “Indonesia Incorporated.” Dalam kerangka ini, seluruh rakyat Indonesia dipandang sebagai pemegang saham atas kekayaan bangsa — dan negara berkewajiban memastikan kekayaan itu dinikmati secara merata dan berkeadilan.

Prabowo secara khusus menyoroti bahaya ketika pemimpin dan pejabat justru berkolusi untuk merampas hak-hak rakyat. Ia menyebutnya sebagai pengkhianatan ganda — mengkhianati rakyat sekaligus mengkhianati cita-cita para pendiri bangsa.

“Bukan pemimpin, bukan pejabat, bukan mereka yang dipilih malah berkolusi untuk menghilangkan hak rakyat atas kekayaan seluruh Indonesia. Ini perjuangan kita bersama,” tandasnya.

Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah yang diresmikan hari itu diharapkan menjadi ruang edukasi bagi generasi muda tentang sejarah perjuangan buruh di Indonesia. Tempat ini bukan sekadar memorial, melainkan pengingat hidup bahwa perjuangan menegakkan keadilan bagi kaum pekerja masih panjang dan belum selesai.