MIANGAS, PUNGGAWANEWS – Presiden Prabowo Subianto mendarat di Pulau Miangas, titik paling utara wilayah Indonesia, dalam kunjungan yang bukan sekadar seremonial—melainkan sebuah pesan keras tentang kehadiran negara di tempat yang paling jauh dari pusat kekuasaan.

Miangas bukan pulau sembarangan. Letaknya yang ekstrem di ujung utara Sulawesi Utara menjadikannya salah satu kawasan terpencil yang paling sulit dijangkau di Indonesia. Hanya ada dua penerbangan dalam seminggu—dan itu pun jika cuaca mengizinkan. Jika tidak, perjalanan laut menjadi satu-satunya pilihan, memakan waktu hingga 24 jam.

Di pulau berpenduduk sekitar 800 jiwa itu, waktu seolah berjalan lebih lambat. Pasokan barang, akses informasi, bahkan kehadiran aparat pemerintah, semuanya bergantung pada kondisi alam yang tak selalu bisa dinegosiasi.

Namun hari itu, Presiden hadir. Di antara riuh suara warga dan tawa anak-anak, Prabowo membagi perhatian dan harapan kepada mereka yang selama ini hidup di ceruk terpencil republik ini.