“Hakim-hakim, ingat, putusan-putusanmu akan dinilai oleh rakyat. Putusan-putusanmu akan dipelajari, dan masyarakat kita, dan rakyat kita sudah tidak bodoh. Mereka akan lihat, mereka akan merasakan ketidakadilan,” kata Prabowo.
Pesan itu terdengar seperti pengingat sekaligus peringatan — bahwa di era keterbukaan informasi, tidak ada ruang untuk bersembunyi di balik jubah yudisial. Rakyat semakin kritis, dan kepercayaan publik terhadap pengadilan adalah modal yang tidak bisa dicetak ulang begitu saja.
Seluruh pernyataan Prabowo dalam forum itu membentuk satu garis besar yang konsisten: negara harus hadir, tegas, dan tidak tergoyahkan. Penegakan hukum bukan pilihan, melainkan kewajiban. Dan kebangkitan nasional, menurut Prabowo, hanya mungkin terjadi jika fondasi hukum berdiri kokoh.
“Kita akan ambil langkah-langkah yang tegas. Kita harus tegakkan hukum, kita harus meyakinkan bahwa negara hadir dan negara hadir, dan negara akan hadir terus. Dan NKRI akan kuat, NKRI akan bangkit, lebih hebat lagi,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.