JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Ratusan penyandang disabilitas Tuli kini selangkah lebih dekat menuju dunia kerja. Kementerian Ketenagakerjaan menggelar sesi wawancara dan seleksi kerja khusus bagi mereka, mempertemukan langsung para pencari kerja disabilitas dengan perusahaan dalam skema rekrutmen berbasis kompetensi — bukan belas kasihan.

Kegiatan bertajuk “Interview dan Seleksi Penempatan Tenaga Kerja bagi Penyandang Disabilitas Tuli pada PT Bumi Berkah Boga (Kopi Kenangan)” diselenggarakan di Jakarta pada Senin, 11 Mei 2026. Ini bukan sekadar ajang seremonial, melainkan proses rekrutmen nyata yang dirancang agar penyandang disabilitas Tuli dapat menunjukkan kemampuan mereka secara adil dan setara.

Plt Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Estiarty Haryani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam membuka ruang kerja yang inklusif. Menurutnya, setiap penyandang disabilitas berhak mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kompetensi dan potensinya di dunia usaha.

Selama ini, salah satu hambatan terbesar bagi penyandang disabilitas Tuli dalam memasuki pasar kerja adalah sistem rekrutmen yang belum adaptif terhadap kebutuhan komunikasi mereka. Proses wawancara konvensional kerap menjadi tembok yang sulit ditembus, bukan karena ketidakmampuan, melainkan karena ketiadaan jembatan yang tepat antara pencari kerja dan pemberi kerja.