Semua arah kebijakan yang dipaparkan dalam pertemuan itu bermuara pada satu visi besar, yaitu gerakan ASRI yang dicanangkan Presiden Prabowo. Gerakan ini mendorong terwujudnya Indonesia yang Asri, Sehat, Rindang, dan Indah, sebuah ekosistem nasional di mana lingkungan terjaga, masyarakat sehat, dan energi berkelanjutan tersedia bagi semua.

Arif Satria menegaskan bahwa seluruh riset strategis BRIN diarahkan untuk mendukung gerakan tersebut. Riset bukan lagi kegiatan akademis yang berjalan lambat di balik tembok laboratorium. Di bawah tekanan langsung Presiden Prabowo, sains harus bergerak secepat masalah yang ingin dipecahkannya.

Dari kabut asap karhutla yang mencekik jutaan warga, limbah sawit yang ternyata menyimpan cadangan energi, vaksin yang bisa mengubah peta kesehatan global, hingga tumpukan sampah di desa-desa yang bisa menjadi bahan bakar masa depan, pertemuan di Istana Merdeka itu bukan sekadar laporan rutin. Ia adalah sinyal bahwa Indonesia sedang membangun fondasi riset yang bukan hanya ambisius, tetapi juga ingin dirasakan manfaatnya oleh rakyat, sekarang, bukan kelak.



Follow Widget