Namun demikian, pelantikan yang berjalan mulus dan dihadiri langsung Presiden mengirim sinyal bahwa pemerintah optimistis dengan arah baru yang akan dibawa Sudaryono. Kepercayaan yang diberikan Prabowo kepada sosok ini mencerminkan keyakinan bahwa program gizi nasional akan terus melaju, bahkan mungkin dipercepat.

Di sisi lain, pelantikan Doni Ermawan Taufanto sebagai Rektor Universitas Republik Indonesia menambah daftar figur dari kalangan militer purnawirawan yang mengisi pos-pos strategis di era pemerintahan Prabowo. Universitas Republik Indonesia sendiri merupakan institusi pendidikan tinggi yang memiliki sejarah panjang dan kini tengah menjalani revitalisasi di bawah mandat pemerintah.

Semua proses berjalan sesuai protokol: Keppres dibacakan, sumpah diucapkan, berita acara ditandatangani. Negara bergerak, roda pergantian kepemimpinan berputar, dan tanggung jawab berpindah tangan.

Kini, mata publik tertuju pada langkah pertama Sudaryono di kursi Kepala BGN—bagaimana ia akan menata ulang, memperkuat, atau bahkan memperluas jangkauan program gizi yang telah menjadi salah satu janji terbesar Presiden Prabowo kepada rakyat Indonesia.



Follow Widget